UU Cipta Kerja disahkan, Pengusaha: apa urgensi UU Cipta Kerja saat pandemi?

0

Jakarta | Lensamedia.id – Pengusaha Pro Rakyat Budiman Damanik, mempertanyakan urgensi Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja yang sudah disahkan Menjadi Undang-undang (UU) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) disaat Pandemi Covid-19.

Omnibus Law Cipta Kerja disahkan pada hari Senin (5/10/2020), yang juga bersamaan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat.

“Saya juga bingung ya, apa urgensi nya UU itu saat ini? kondisi seperti sekarang sedang pandemi Covid-19” Ujar Pengusaha Pro Rakyat, Budiman “Ucok” Damanik, Via Whats app, Rabu (7/10/2020).

Pemerintah dan masyarakat sedang bersama-sama dalam upaya penanganan Covid-19, yang dampaknya bukan hanya ke sektor kesehatan, namun semua sektor ekonomi juga terdampak, seharusnya DPR RI Fokus dalam penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Pandemi Covid-19 ini, hampir memengaruhi semua sektor ekonomi, dan lain lain” tambah Ucok sapaan akrabnya.

Rapat paripurna DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja menjadi Undang Undang.

UU Cipta Kerja disetujui 7 fraksi yang terdiri dari PDIP, Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PPP dan PAN, namun ada 2 fraksi yang menolak yaitu Partai Demokrat dan PKS.

Disamping itu koalisi masyararakat sipil yang tergabung dalam Fraksi Rakyat Indonesia (FRI) menolak secara tegas dan menyatakan Mosi Tidak Percaya RUU Omnibus Law Cipta Kerja. (red)

47 total views, 1 views today