UU Cipta Kerja Sah, HMI Cabang Bogor: tidak Pro Rakyat, harus dicabut

0

Bogor | Lensamedia.id – Buruh dan mahasiswa kompak menolak RUU Cipta Kerja yang sudah disahkan DPR. Mereka menyuarakan penolakannya.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bogor Muhammad Nurul Hadi menyatakan, bahwa Omnibus Law Cipta Kerja pro konglomerat, tidak pro terhadap rakyat, maka UU Cipta Kerja harus dicabut.

“Dua hari yang lalu DPR RI dan pemerintah telah mengesahkan UU Omnibuslaw yang mengundang banyak kontroversi dan penolakan dari masyarakat, karena tidak pro terhadap kepentingan rakyat namun lebih pro terhadap kepentingan para pengusaha/konglomerat, banyak pasal yang merugikan kepentingan rakyat, salah satunya berkaitan dengan Sumberdaya Alam” Ucap Muhammad Nurul Hadi, Rabu (7/10/2020), lewat rilis HMI Cabang Bogor.

Dalam UU Cipta Kerja tersebut banyak pasal yang janggal mengenai kelestarian lingkungan hidup di Indonesia, serta banyak yang berubah dan menjadi kontroversi ditengah masyarakat. kebijakan tersebut juga dikatakan sangat rentan terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Menurut hemat saya dengan di sahkannya aturan seperti ini dalam uu omnibuslaw maka setiap kegiatan perusahaan apapun itu, tidak lagi mempertimbangkan dampaknya terhadap kerusakan lingkungan sekitar, dan pencemaran lingkungan akibat aktivitas tersebut, namun lebih mengedepankan apakah sumberdaya lahan itu bisa dimanfaatkan dan disetujui oleh pemerintah pusat, ini tentu sangat berbahaya kedepannya.” tambah Ketua Umum HMI Cabang Bogor

Hadi menyerukan agar dilakukan Aksi-aksi perlawanan disemua gedung pemerintah baik di daerah maupun di pusat, sebagai bentuk perlawanan rakyat yang tidak akan pernah diam atas ketidak berpihakan dan keadilan pemrintah kepada rakyat.

“Ketika suara rakyat sudah tidak didengar oleh para anggota dewan perwakilan rakyat dan pemerintah, sudah seharusnya dan sepantasnya untuk kita semua selaku rakyat indonesia menggaungkan perlawan dan mosi tidak percaya kepada DPR dan Pemerintah” tegas Hadi

“Mari kita rapatkan barisan, satukan kekuatan, untuk seluruh elemen rakyat Indonesia, jangan pernah tunduk kepada ketidak adilan, dan yakin jika kita berada pada jalan kebenaran untuk menumpas ketidak adilan Tuhan (Allah SWT) akan selalu bersama kita” tutup Mahasiswa IPB tersebut. (red)

62 total views, 1 views today