WOW! Oknum Deputi di Kemenpora, Punya Simpanan Gelap Janda Cantik Asal Lampung

    0

    Bandar Lampung | Lensamedia.id – Oknum Pejabat, Kemenpora Republik Indonesia, yaitu Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga dengan inisial RDI diduga terlibat skandal percintaan dengan janda cantik asal Lampung yang berinisial FI. Hubungan itu sudah berlangsung sejak 2018 atau dua tahun lalu, dengan bujuk rayu RDI kepada FI bahkan istri serta anak RDI pun tidak mengetahui hubungan gelap ini.

    Kini korban FI bersama kuasa hukumnya sedang menyiapkan laporan kasusnya ke pihak kepolisian. Pasalnya selain dijanjikan akan dinikahi, FI juga dijanjikan akan dibelikan apartemen daerah Margonda, serta diberi pekerjaan di Kemenpora, dan akan menikah di Kamboja.

    Dikutip dari sinarlampung.co, FI menyebutkan, bahwa perkenalan dengan RDI berawal sejak Oktober 2017. FI yang juga berprofesi sebagai notaris diminta mengurus sertifikat tanah di wilayah Bogor, Jawa Barat. Saat itu, FI sempat dihubungi asisten Deputi, Teguh Rajarjo, dan diminta mengurus salah satu organisasi untuk wilayah Sumatera.

    Namun kini janji itu tinggal janji, bahkan sang pejabat justru menjauh dan meninggalkan FI begitu saja, sampai FI nyaris diperdaya dengan mengelola sebuah usaha mitra yang ternyata ilegal. Padahal hubungan mereka terus berkomunikasi sejak 2018 hingga Juli 2020.

    FI berstatus  single parent sejak enam tahun lalu. Sekitar tahun 2014 lalu bercerai dengan suaminya. Dan kemudian sedang merintis usaha untuk menghidupi dirinya dan anak-anaknya.

    “Pa Isnanta tau banget, anak saya tiga tau banget. Maka saya ngerintis jalur sosial di salah satu Kabupaten, saya berani ungkapkan semua ini ya karena ada sebabnya. Saya dijanjikan akan dibelikan apartemen di daerah Margonda, akan diberi pekerjaan di Kemenpora, dan akan bulan menikah di Kamboja. Tapi malah begini, caranya ga begini dong jika ingin pergi. Saya merasa dibohongi selama ini,” Ucap Korban FI yang dikutip dari sinarlampung.co (15/09/2020).

    Salah satu hotel yang pernah disinggahi dan Berhubungan Video Call jika tidak berjumpa (Dok/Istimewa/sinarlampung.co)

    “saya tidak pernah diberikan nafkah rutin bulanan. Paling jika saya butuh sesuatu baru diberi, jika tranfer uang atau uang tunai tidak langsung atau rekening pribadinya. Karena katanya takut ketahuan istri. Pak deputi selalu cerita jika dia kerap pinjam uang lewat pak Teguh Asisten Deputi. Atau gunakan rekening sopir, dan orang lainnya,” tambah FI.

    Bahkan, saat RDI sakit gula, dan harus rajin chek-up ke Surabaya, FI selalu diminta menemaninya. “Ya setiap cek kesehatan di Surabaya itu selalu bawa saya. Tanpa ajudan atau fasilitas Dispora, naik pesawat juga kelas ekonomi, demi menyamarkan hubungan selama ini, di Surabaya ya jalan ke Madura makan,” urainya.

    Sejak tahun 2018-2020, FI juga selalu diminta menemani RDI setiap ada kegiatan perjalanan dinas keluar daerah. Termasuk jika FI sedang ada kegiatan pelatihan di Jakarta.

    “Kalau setiap acara keluar daerah saya selalu diminta ikut. Disiapkan tiket dan fasilitas hotel. Menunggu di Bandara, dan lain lain. Sudah begitu sekarang mau lari dari tanggung jawab, Mau ninggalin seenaknya saja, bahkan mencoba menjebak saya dengan hal hal lain,” katanya kesal. (red)

    612 total views, 2 views today