Ditanya Soal Kebijakan Ekspor Bijih Besi, Jonan: Saya Tidak Tahu, Tanya Presiden

0

Lensamedia.id – Menteri ESDM, Ignasius Jonan, terkesan buang badan saat ditanyai mengenai kebijakan percepatan larangan ekspor bijih besi. Jonan berdalih, kebijakan yang seharusnya masuk dalam wilayah kewenangannya itu masih dipertimbangkan oleh Presiden Jokowi.

“Presiden masih sedang mempertimbangkan, mau hilirisasi (nikel) ini dipercepat atau tidak,” kata Jonan saat berada di Tembagapura, Minggu (18/08/2019).

Dengan alasan tersebut, Jonan mempersilahkan wartawan untuk menanyakan perihal kebijakan tersebut kepada Presiden saja. Sedangkan Jonan sendiri sebagai Menteri ESDM mengaku tidak tahu menahu.

“Ini kan masih didiskusi, ikuti peraturan yang sudah ada saja. Saya nggak tahu silakan tanyakan ke presiden,” ujarnya.

Satu sisi, pernyataan Jonan dalam kapasitasnya sebagai Menteri ESDM dianggap kurang elok, mengingat kebijakan tersebut berada dalam wilayah kewenangannya sebagai Menteri ESDM. Seharusnya, sebagai Menteri ESDM, Jonan memberikan pernyataan yang menunjukkan tanggung jawabnya atas kebijakan tersebut, bukan malah melemparkan tanggung jawabnya kepada Presiden.

Sebagai menteri yang bertanggung jawab, Jonan seharusnya menyatakan bahwa kebijakan tersebut akan dikoordinasikannya kepada Presiden, bukan malah menyuruh wartawan menanyakannya ke Presiden seolah – seolah tidak tahu menahu masalah kebijakan tersebut.

Sementara itu, menurut informasi, hingga 2018, smelter yang sudah bisa beroperasi baru separuh dari target pemerintah yang sebanyak 57 smelter, atau baru ada 27 smelter yang sudah bisa beroperasi. Kementerian ESDM saat ini mengaku akan terus mengejar target hilirisasi mineral melalui pembangunan pabrik pemurnian dan pengolahan mineral (smelter).

Seiring dengan berakhirnya masa relaksasi ekspor komoditas mineral mentah yang harusnya di 2022, ditargetkan akan ada 57 smelter yang sudah beroperasi dalam waktu 3 tahun lagi. Apakah target itu akan terealisasi? Waktulah yang akan menjawabnya. (Red)

 186 total views,  1 views today