Jhoni Ginting Jalani Hidup dengan Rendah Hati dan Saling Menyayangi

0
Jakarta – Jhoni Ginting SH MH yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Inalum sejak Maret 2023, saat dihubungi wartawan punya kesan tersendiri. Orangnya ramah dan rendah hati membuat pembicaraan dengan wartawan langsung akrab.
Putra Karo kelahiran Medan itu dan ayah 5 putra/tri itu mengatakan, ia punya motto: Hidup bukan sekedar berpendidikan tinggi, jadi kaya dan populer. Tetapi hidup kita akan lebih indah, bila kita menjalani dengan rendah hati, apa adanya dan saling menyayangi. Ia juga berpesan kepada para generasi muda, jadilah orang mau belajar dan menjadi orang yang terpelajar. “If we want to grow we have to work together (Kalau mau berkembang kita harus mampu bekerjasama),” kata Jhoni, dikutip dari harian SIB, Kamis (27/7).
Dikatakannya, sebagai Komut, ia siap melaksanakan tugas dengan menyukseskan hilirisasi program-program PT Inalum. “Komisaris bertugas sebagai memberi nasehat, saran dan pengawasan,” katanya.
Jhoni Ginting lahir 12 Juni 1961 berasal dari Kite Teras Tiga Binanga, Kabupaten Karo dan mengawali karir sebagai Korps Adhyaksa tahun 1989 dengan beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain Kajari Kalabahi Kabupaten Alor NTT, Aspidsus Kejati Bengkulu, Atase Kejaksaan KBRI Bangkok, Asisten Umum Jaksa Agung, masa Abdul Rahman Saleh dan Hendarman Supandji, Kepala Biro Hukum Kejaksaan RI, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (2010), Inspektur V pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, Direktur Penuntutan pada Jampidsus di Gedung Bundar, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan terakhir sebagai Direktur C Intel Bidang Ekonomi dan Moneter pada JAM Intel pada Kejagung periode 2013-2014.
Kemudian menjadi Deputi III Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanaan pada tahun 2015-2018. Selanjutnya bulan November 2018 sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, kemudian merangkap sebagai Plt. Direktur Jenderal Imigrasi pada Januari 2020, dan akhirnya sebagai Direktur Jenderal Imigrasi pada 4 Mei 2020-1 Juli 2021 dan kembali ke Kejaksaan Agung sekaligus mengajukan pensiun dini per 31 Desember 2021.
Jhoni juga sempat mengenyam pendidikan di luar negeri, yakni Hukum Narkotika di Manchester University, Manajemen Peradilan di Pittsburgh University, Hukum Kemaritiman di Wollonggong University Australia dan Narcotic Law Enforcement Training di Bangkok, Thailand.
Pria lulusan S2 Universitas Airlangga ini juga mengikuti Pendidikan Kepemimpinan: Sespimmen (2003) antara lain bersama Wali Kota Medan Eldin, Sespimti (2011 angkatan 22) antara lain bersama Ses Kemen PAN RB Rini Widyantini serta Lemhanas (2014, angkatan 51) antara lain bersama dengan Letjen Purn Tiopan Aritonang mantan Dan Kodiklat TNI dan Mayjen Santos Matondang mantan Pangdam Merdeka.
Disamping jabatan struktural di atas pernah juga menjabat sebagai komisaris PT BA 2018-2021 dan sebagai Dewan Pengawas Bulog 2021-21 Maret 2023, kemudian 21 Maret 2023 sebagai Komisaris Utama PT Inalum.
Jhoni bersama istri Reni Riyawati SH MKn telah dikaruniai 5 putra/tri. Yang nomor 1 bekerja di SKK Migas, nomor 2 kerja di OJK, nomor 3 bekerja di PT Geodipa BUMN di bawah Kementerian Keuangan, nomor 4 siswa kelas 3 SMA Taruna Nusantara Magelang dan anak kelima masih SD. Jhoni Ginting menjadi orang Batak Karo pertama sebagai Komisaris Utama PT Inalum.(A2/a)

 627 total views,  3 views today