Kemampuan Seorang Pemimpin dalam Melewati Krisis Global, Rasanya Harus Dilanjutkan Kepemimpinannya

0

Jakarta – Pandemi Covid 19 sudah sejak tahun 2020 masuk ke Indonesia, berbagai terpaan, cobaan dan ujian sudah dilalui bersama. Hal tersebut sudah dibuktikan dengan solidnya serta tangguhnya percepatan penanganan Covid 19 yang di pimpin langsung oleh Presiden Indonesia yaitu Ir. H. Joko Widodo, selain itu, percepatan vaksinasi di Indonesia juga termasuk vaksinasi tercepat di dunia, dengan banyaknya jumlah warga negara yang ada di Indonesia.

Bukan hanya terpaan Kesehatan serta permasalahan sosial yang diterpa oleh Bangsa Indonesia, sektor ekonomi pun juga diterjang terpaan yang begitu besar, sampai-sampai hamper semua negara mengalami krisis yang tidak berkesudahan, namun Negera Republik Indonesia bisa menjawab ujian ini dengan baik, sampai pada akhirnya, Indonesia menjadi bagian negara yang pertumbuhan ekonominya terbesar ketiga di dunia.

Covid 19 melanda, sampai dia mereda, namun ekonomi terlihat terus akan pertumbuhannya, itulah kehebatan Presiden Jokowi beserta seluruh jajaran timnya dan seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki rasa ke-gotong royong-an yang tinggi, maka kemudian kesejahteraan rakyat bisa terjamin jika kepemimpinan yang baik ini bisa dilanjutkan juga dengan kesepakatan yang terbentuk oleh seleuruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Ekonomi bangkit, rakyat bisa sejahtera, itulah salah satu indikator kemampuan seseorang pemimpin. Hal itu sangat berbeda jika kepemimpinan di Indonesia tidak dijalankan dengan sepenuh hati serta dengan tingkat kematangan yang tinggi, maka kebangkitan ini harus dilanjutkan, agar tujuan Indonesia menjadi negara Maju bisa terwujud.

Karena, rasa-rasanya jika sesuatu yang sudah dijalankan dengan kebersamaan yang solid ini harus dikocok ulang Kembali, maka bisa saja rencana-rencana dan program-program dari setiap kebijakan yang sudah dibuat harus Kembali beradaptasi, belum tentu bisa melesat dengan cepat seperti kilatnya kecepatan motor balap yang bertanding di Moto GP Mandalika, atau tidak setangguh gelaran Formula E di DKI Jakarta.

Tulisan ini hanya sebagai bahan pertimbangan dan kebebasan untuk menyampaikan pendapat, sebagai masyarakat kecil semua pernyataannya butuh pembuktian, sekalipun dalam era demokrasi sekarang yang sangat terbuka, terlalu sering kita dengar banyak orasi politik pada saat kampanye, tapi pada tahap pelaksanaanya sangat berbeda jauh dengan waktu kampanye, kita sebagai anak bangsa coba keluar dari cara berpikir politik seperti itu.

Kita butuh pemimpin negeri yang hampir sesuai janji kampanye terealisasi pada saat menjadi pemimpin, kalau kita mau lihat secara objektif seperti nya kepemimpinan Pak Jokowi,  hampir bisa menjalankan sebagian besar janji waktu kampanye, terbukti dengan pembangunan di mana-mana dan pembangunannya pun adil merata, sebaiknya di lanjut kan untuk kepentingan rakyat Indonesia, dalam negara demokrasi suara rakyat yang tertinggi, demi kepentingan mayoritas rakyat Indonesia.

Maka dari itu, kita harus segera berfikir ulang Kembali akan keberlanjutan kepemimpinan yang harus di kocok ulang atau harus dilanjutkan Kembali, karena ini hanya sebuah fikiran yang lahir dari orang biasa, tanpa harus ditutup ruang berfikirnya. Semoga bisa dilanjutkan. (Red)

 469 total views,  2 views today