Ketua Dewan Pers Baru Harus Dapat Memberi Warna Baru Pers Indonesia.

0

Oleh, Ketua Umum PWRI ( Persatuan Wartawan Republik Indonesia )

Dewan Pers akan menerbitkan surat edaran tentang kriteria atau legalitas perusahaan Pers yang terdaftar di Dewan Pers, hal ini disampaikan oleh ketua dewan pers yang baru Prof Dr. KH Mohammad Nuh. DEA beberapa waktu lalu yang di rilis di portalmakasar.com

Seperti dikatakan nya dalam penyaluran dana APBD dan APBD dalam bekerja sama dengan media harus legal, agar tidak seperti membeli sapi tapi curian tetapi secara sadar bila membelanjakan sesuatu yang tidak jelas menurut Dewan Pers hal itu bisa dianggap tidak legal atau “jadi temuan” Tegas nya.

Mantan rektor its ini meminta kepada perusahaan Pers yang belum memiliki legalitas agar segera mendaftar ke Dewan Pers. Menurut nya sebagai ketua dewan pers yang baru, apabila telah memenuhi syarat akan diakui.. Hal ini disampaikan untuk memberi perlindungan hukum dan bisnis media itu, katanya’

Saya sebagai ketua umum persatuan Wartawan Republik Indonesia meminta kepada ketua Dewan Pers yang baru ini hendak nya kehadiran beliau harus dapat memberi warna baru terhadap dunia Pers i di media yang mengusung kebebasan dan kemerdekaan Pers berdasarkan UU dasar 1945…pasal 28 dan 28f serta uu Pers no 40 tahun 1999 berikut kode etik jurnalistik. Pers Indonesia akan lebih baik kedepannya.

Kehadiran ketua dewan pers baru sebagai tokoh pendidikan harus nya dapat mengayomi dan memberi kemudahan kemudahan terhadap perusahan Pers dan media UKM yang selama ini terus menyuarakan berita berita daerah dan pusat tanpa kenal lelah… Hal ini harus jadi perhatian khusus dari ketua baru ini.

Bila aturan aturan nya tidak memihak bahkan memperberat atau mempersulit makan kehadiran nya tidaklah membawa perubahan baru di tatanan Pers Indonesia…

Seluruh perusahaan Pers dan media UKM ini ingin mendapatkan rekom atau IMB dari Dewan Pers, namun saya berharap berilah kami bimbingan dan kemudahan untuk hal itu.. Jangan kehadiran ketua dewan pers yang baru ini sebagai tokoh pendidik semakin memperberat atau mempersulit kami.

 190 total views,  1 views today