KRL Penuh Sesak di Tengah Upaya Cegah Corona Menggema di Media Sosial

    0
    Sumber Foto: Ist

    lensamedia.id – Sejumlah pengguna transportasi KRL Commuterline mengeluhkan tetap terjadi penumpukan penumpang di stasiun hingga gerbong KRL, Senin (23/3) pagi menyusul kebijakan pembatasan transportasi guna mencegah penyebaran virus corona. Pemandangan di gerbong kereta mengarah ke Jakarta maupun pemandangan di stasiun yang disesaki komuter banyak bertebaran di media sosial.

    Terpantau dari cuitan masyarakat di media sosial, masyarakat masih berdesakan di transportasi massal tersebut. Salah satunya diungkapkan warganet bernama Aldian dalam akun twitternya @alfathry “Ini dimana social distancing nya???? KRL relasi RK-THB 1 jam sekali,, sama aja rencana agar terkena virus semua,, gak semua pekerjaan libur”. cuitnya.

    Akun @bamsbulaksumur juga ikutan mencuit foto kepadatan penumpang di KRL “Ini akibat pengurangan jumlah perjalanan KRL. Selama pihak kantor tidak menerapkan kerja di rumah secara maksimal. Wabah ini makin meluas..Wajah menangis kencang”

    Penumpukan penumpang terjadi di sejumlah stasiun besar seperti Stasiun Bogor dan Stasiun Tanah Abang. Penumpang justru mengantre panjang karena jumlah perjalanan KRL dibatasi. Meski jumlah penumpang KRL terus menurun selama seminggu terakhir, masih banyak saja warga yang berangkat bekerja dan menggunakan KRL.

    Sebelumnya pemerintah membatasi jam operasional penggunaan transportasi massal untuk menekan angka penyebaran virus Corona. Adapun transportasi massal yang dibatasi jam operasionalnya ialah KRL, TransJakarta, MRT hingga LRT.

    Tak terlihat social distancing atau menjaga jarak baik dalam antrean masuk maupun di dalam gerbong kereta sesuai dengan imbauan PT KCI yang telah disuarakan hari-hari sebelumnya. Jumlah perjalanan kereta yang berkurang per hari ini disinyalir menjadi penyebab warga memilih berdesakan di dalam kereta dibanding terlambat bekerja.

    Sebelumnya, PT KCI membatasi perjalanan KRL sebagai upaya untuk mencegah penularan corona. Untuk KRL sedianya jam operasional dimulai di sejumlah stasiun sekitar pukul 04.30 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Namun pemerintah memutuskan agar jam operasional dipersempit mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Perjalanan kereta juga dikurangi hanya menjadi 713 perjalanan.

    Perubahan jadwal dan pembatasan penumpang dilakukan untuk memperketat mobilitas masyarakat di Jakarta dan daerah sekitarnya. Sehingga mengurangi risiko penularan virus Corona (Covid-19).

     343 total views,  1 views today