Sikapi Desakan Perppu Untuk Batalkan RUU KPK, Jokowi: Akan Kita Pertimbangkan

0

LensaMedia.id, Jakarta – Presiden Jokowi mengatakan akan mempertimbangkan saran dari masyarakat untuk menerbitkan Peraturan Presiden Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk membatalkan RUU KPK yang baru saja disahkan oleh DPR RI pada 17 September 2019 lalu.

“Soal UU KPK yang sudah disahkan oleh DPR, banyak sekali diberikan pada kita, utamanya masukan itu berupa penerbitan Perppu. Tentu akan kita hitung, setelah kita putuskan, akan kami sampaikan,”ujar Jokowi saat menemui wartawan di Istana Negara, pada Kamis (26/09/2019) siang.

Saat ditanyai wartawan mengenai ketegasan Presiden terkait Perppu tersebut, lagi-lagi Jokowi menekankan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan usul tersebut dan secepatkan akan diumumkan hasilnya apa.

“Itu kan tadi sudah saya jawab akan kita pertimbangkan, terutama dari sisi politiknya,” kata Jokowi.

“Tadi sudah saya sampaikan secepat cepatnya, sesingkat singkatnya [akan diberi keputusan],” sambungnya lagi.

Sebagaimana diketahui, aksi penolakan masyarakat terutama mahasiswa terhadap RUU KPK dan RUU KUHP sangat meluas di berbagai daerah, hingga berakhir ricuh. Salah satu budayawan sekaligus rohaniwan Franz Magnis-Suseno, berharap kepada Presiden Jokowi agar berani mengeluarkan Perppu untuk membatalkan RUU KPK sekaligus meredam gejolak di masyarakat.

“Saya sangat mengharapkan agar Bapak Presiden mempunyai keberanian untuk mengubah kebijakan yang pasti beliau pikirkan dan mengeluarkan perppu, yang membuat undang-undang itu tidak akan menjadi realitas di hukum Indonesia,” ujar Romo Magnis saat ditemui di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Rabu (25/09/2019). (Red)

 212 total views,  2 views today