Sri Mulyani: Ibadah Bagus Tak Menjamin Tak Terjadi Penyelewengan Anggaran

0

LensaMedia.id, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyoroti banyaknya godaan saat melakukan tata kelola anggaran. Menurutnya, uang bisa menjadi solusi untuk pembangunan, sekaligus juga bisa menjadi petaka saat terjadi penyelewengan. Bahkan, penyelewengan ini dapat dilakukan oleh orang yang memiliki ibadah bagus.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani saat menjadi pembicara dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah. Rakornas ini dihadiri oleh sebanyak 1.200 orang peserta yang berasal dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

“Kita semua mengetahui bahwa aparatur pemerintah harus bersama-sama menjaga tata kelola berdasarkan konteks yang saya sampaikan. Keuangan negara berhubungan dengan uang godaannya banyak sekali,” ujar Sri Mulyani di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (21/03/2019).

“Uang bisa menjadi sumber solusi tapi juga sumber celaka. Banyak orang celaka. Salat rajin, haji ada, umrah sering, puasa Senin-Kamis, tapi waktu ngeliat uang dia lupa semua itu. Kaya enggak ada koneksinya. Kayanya uang, ada dunianya sendiri,” ujar Sri Mulyani.

Sebelumnya, pemerintah pusat hingga saat ini tercatat telah melakukan transfer ke daerah sebesar Rp 826,8 triliun. Sebesar Rp 756,8 triliun di antaranya untuk dana daerah, sementara sisanya Rp 70 triliun untuk dana desa.

Dengan besarnya dana tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan agar para kepala daerah mulai dari gubernur, bupati, hingga lurah yang mendapat mandat mengggunakan dengan sebaik-baiknya tanpa ada upaya korupsi maupun penyalahgunaan. Selain itu, dana tersebut harus mampu meningkatkan kinerja pemerintahan di daerah. (Red)

 553 total views,  2 views today